Jangan Sepele Klen Yaa..!! Awass..!! Virus Corona India, Inggris dan Afrika Mulai Menyebar di Indonesia..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Mei 23, 2021
Jangan Sepele Klen Yaa..!! Awass..!! Virus Corona India, Inggris dan Afrika Mulai Menyebar di Indonesia..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

Jakarta, Bersamanewstv

Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada potensi lonjakan kasus virus Corona (Covid-19) usai libur Lebaran 2021. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan kenaikan kasus konfirmasi positif virus corona mulai terlihat dalam sepekan terakhir.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga semakin banyak mengidentifikasi temuan kasus mutasi virus SARS-CoV-2 yang tergolong ‘Variant of Concern (VoC)’.

Melansir cnnindonesia, VoC merupakan varian yang memiliki mutasi yang mempengaruhi sifat penularan, kepekaan alat tes, keparahan gejala, hingga kemampuan virus menghindari sistem imunitas. Hanya saja masih sedikit bukti sehingga perlu penelitian lebih lanjut.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) baru menetapkan empat varian yang masuk dalam kategori ini yaitu B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, B1617 dari India dan P1 dari Brasil.

Kepala Pustlitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kementerian Kesehatan Vivi Setiawaty mengungkapkan sejauh ini sudah ada 54 kasus mutasi virus SARS-CoV-2 yang tergolong ‘Variant of Concern (VoC)’, yang berhasil teridentifikasi di Indonesia berdasarkan hasil Whole Genome Sequence (WGS).

“Total kasus VoC sampai dengan saat ini adalah 54 kasus, dimana 18 kasus B117, 4 kasus B1351 dan 32 kasus B1617,” kata Vivi dalam rapat koordinasi daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Pusdalops BNPB, Minggu (23/05/2021).

Vivi merinci sebaran kasus tersebut. Dari 54 kasus varian yang ditemukan, ia menyebut 35 di antaranya merupakan ‘imported case’ atau kasus dengan riwayat perjalanan luar negeri, sementara 17 kasus lainnya merupakan kasus penularan lokal. Dua kasus sisanya tak ia rinci.

The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) memprediksi angka kasus kematian warga Indonesia akibat virus corona penyebab Covid-19 melebihi data yang dilaporkan pemerintah. IHME merupakan pusat penelitian kesehatan global independen di Washington University, Amerika Serikat.

Baca Juga  Klen Masuk yang Mana..?? Pengumuman..!! Ini Dia Enam Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Corona Gratis..!!

IHME mencatat, prediksi per 22 Mei kumulatif kasus kematian Covid-19 Indonesia mencapai 123.533 kasus. Sementara laporan kasus kematian di Indonesia per 22 Mei sebanyak 49.205 kasus.

Artinya, IHME memprediksi kematian Covid-19 di tanah air sebesar 2,5 kali lipat dari data yang dilaporkan pemerintah Indonesia.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mulai melihat ada tren kenaikan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit covid-19 di Pulau Jawa.

Dewi menyebut terdapat kenaikan BOR RS setidaknya 2,3 persen di DKI Jakarta sejak 14 Mei lalu. Kenaikan serupa juga terjadi di Jawa Barat sejak 15 Mei dengan 3 persen kenaikan.

Selanjutnya di Jawa Tengah sejak 14 Mei tercatat terjadi kenaikan BOR RS hingga 6,9 persen, dan terakhir DI Yogyakarta yang naik 6,3 persen sejak 22 Mei kemarin.

Satgas Penanganan Covid-19 menyebut terjadi kenaikan kasus virus corona di Indonesia dalam enam hari terakhir. Selain penambahan kasus harian, kasus aktif juga naik dalam sepekan terakhir.

“Memang dalam enam hari terakhir kita sudah bisa melihat adanya tren kenaikan. Jadi kalau biasanya kita mengalami penurunan, disini dalam seminggu terakhir ada penambahan kasus aktif sebesar 440 kasus,” kata Dewi. (***)

IMBAUAN REDAKSI: Ayoo…Kita lawan virus Corona (Covid-19)..!! Patuhi protokol kesehatan (Prokes)..!! Jaga jarak dua meter, pakai masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bukan hebat kali Corona itu kalau kita bersatu..!! 💪💪👍👍🙏🙏

Tinggalkan Komentar

close
Banner iklan disini