Patuhi Prokes Ya Broo..!! Jangan Sampai Klen Kek Gini…Sedih Kali..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Juli 22, 2021
Patuhi Prokes Ya Broo..!! Jangan Sampai Klen Kek Gini…Sedih Kali..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

Kutai Barat, Bersamanewstv

Seorang bocah 10 tahun, Alviano Dava Raharjo alias Vino, di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim), harus hidup sebatang kara setelah kedua orang tuanya meninggal dunia akibat positif COVID-19. Begini cerita awal mula sekeluarga keluarga ini positif COVID-19,

Awalnya, orang tua Vino, Kino Raharjo (30) dan Lina Safitri (31), warga kampung Linggang, Desa Purwerejo, RT 04, Kecamatan Tering, Kutai Barat, Kaltim, terkonfirmasi positif COVID-19 usai berkunjung dari rumah temannya.

Oleh tim puskesmas yang memeriksa hasil PCR mereka, kedua orang tua Vino lalu diminta melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.

“Pada tanggal 10 Juli kemarin ayah Vino dinyatakan positif COVID-19,” kata Slamet, petinggi Desa Kampung Linggang, Desa Purwerejo, seperti dilansir detikcom, Kamis (22/07/2021).

Selanjutnya, pada 12 Juli, menyusul ibu Vino yang positif COVID-19. Namun, pada 18 Juli, kondisi ibunya kian melemah dan mengalami sesak napas sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Si ibu punya riwayat penyakit asma, sehingga saat si ibu mengalami gejala sesak napas dan saat itu juga lagi mengandung 6 bulan maka oleh pihak puskesmas si ibu perawatannya dirujuk ke rumah sakit umum daerah,” kata Selamet.

Saat si ibu dirawat, bapaknya yang tadinya menjalani isolasi mandiri di rumah akhirnya ikut menemani ibu Vino di rumah sakit dan bersama-sama menjalani isolasi di rumah sakit.

“Setelah sang istri meninggal dunia ternyata kondisi Kino Raharjo langsung drop dan akhirnya menyusul sang istri meninggal dunia, keduanya dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19,” kata Selamet.

Saat ini lanjut Slamet, Vino masih dirawat oleh kerabat bapaknya yang rumahnya tidak jauh dari kediaman orang tua Vino.

Baca Juga  Mantap Kali Pak Tepu Inilah..!! Anggota DPR RI Bob Andika M Sitepu Serahkan Bus Sekolah ke Moderamen GBKP..!!

“Hingga saat ini kami masih belum bisa menyampaikan kematian orang tua Vino kepada Vino, apalagi saat ini bocah tersebut masih menjalani isolasi mandiri,” jelas Selamet.

Banyaknya masyarakat yang simpati terhadap kondisi Vino membuat aparat desa membuka rekening atas nama Vino di Bank BPD Kaltim.

“Buat para dermawan yang ingin mambantu silahkan membantu melalui Rekening BPD Kaltim Nomor : 0115329791, Atas Nama Alviano Dava Raharjo,” tutup Selamet. (***)

IMBAUAN REDAKSI: Ayoo…Kita lawan virus Corona (Covid-19)..!! Patuhi protokol kesehatan (Prokes)..!! Jaga jarak dua meter, pakai masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bukan hebat kali Corona itu kalau kita bersatu..!! 💪💪👍👍🙏🙏

Tinggalkan Komentar

close
Banner iklan disini