Disuruh Suami Jemput Sabu..!! Mama Muda Diborgol Satres Narkoba Polres Labuhanbatu..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Oktober 4, 2021
Disuruh Suami Jemput Sabu..!! Mama Muda Diborgol Satres Narkoba Polres Labuhanbatu..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

Labuhanbatu, Bersamanewstv

AK benar-benar si raja tega. Rasa cintanya kepada istrinya IKS alias Indah (26) pun patut dipertanyakan. Kek mana enggak..!! Mama muda warga Jln Tjik Ditiro, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu itu, disuruh AK menjemput sabu-sabu dari seseorang. Sialnya, wanita belum memiliki anak itu ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Labuhanbatu.

Bersama Indah turut diamankan, seorang kurir narkoba F alias Rudi (33) warga Jln Protokol, Kelurahan Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sedangkan AK menjadi buronan polisi.

Kedua tersangka ini ditangkap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, Senin (27/09/2021) sekira pukul 22.00 WIB. Penangkapan itu buah penyelidikan yang dilakukan Kasatres Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu, SH, MH, bersama anak buahnya.

“Penangkapan keduanya dilakukan setelah kita menyelidiki selama seminggu. Saat itu keduanya hendak bertransaksi di Ruko kosong depan depan salah satu SPBU. Kala itu barang bukti sabu seberat 97,2 gram yang dibalut lakban, diletakkan di atas meja di hadapan kedua tersangka,” kata AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit II, Ipda Sujiwo S Priyono.

Menurut AKP Martualesi Sitepu,
sabu-sabu tersebut diperoleh tersangka Indah dari F alias Rudi atas suruhan AK suami Indah. Sabu diambil F alias Rudi dari Aek Kanopan. Untuk pengantaran sabu dari Aek Kanopan ke Rantauprapat, F alias Rudi akan mendapat imbalan Rp 1 juta.

“Begitu nama AK keluar dari mulut tersangka, kita langsung melakukan pengembangan mencari AK. Namun syaang, AK tidak berhasil ditemukan. Terduga AK sudah mengetahui kalau istrinya Indah sudah tertangkap,” ujar AKP Martualesi Sitepu.

“Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tandas AKP Martualesi Sitepu.

Baca Juga  Panen Kentang di Karo..!! Gubernur Sumut Bangga Bisa Rasakan Sensasi Mencabut Tanaman Kentang..!!

Sementara pengakuan Indah kepada penyidik baru kali ini terlibat dalam peredaran sabu. Itu pun dia lakukan karena terhimpit ekonomi.

“Yang beli sabu itu suamiku seharga Rp 430 ribu per gramnya pak. Rencananya akan kembali saya jual seharga Rp 470 per gram,” beber Indah. (STP)

 

IMBAUAN REDAKSI: Ayoo…Kita lawan virus Corona (Covid-19)..!! Patuhi protokol kesehatan (Prokes)..!! Jaga jarak dua meter, pakai masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bukan hebat kali Corona itu kalau kita bersatu..!!Β πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ‘πŸ‘πŸ™πŸ™

Tinggalkan Komentar

close
Banner iklan disini