Sama-sama Minum, Sama-sama Mabuk..!! Sembiring Ngamuk, Waruwu Tewas Dibacok..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Oktober 13, 2021
Sama-sama Minum, Sama-sama Mabuk..!! Sembiring Ngamuk, Waruwu Tewas Dibacok..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

Sibiru-biru, Bersamanewstv

Suasana mencekam sekaligus mengerikan terjadi di Dusun IV, Desa Penen, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (12/10/2021) sekira pukul 22.30 WIB. Dua orang terlibat adu parang usai minum tuak. Satu orang tewas bersimbah darah.

Heri Waruwu (45) warga Dusun IV, Desa Penen, Kecamatan Sibiru-biru, tewas tergeletak di jalan. Kepala dan pundaknya luka-luka. Tubuhnya mandi darah usai dibacoki Satria Ependi Jaya Sembiring alias Kipli (31) warga yang sama.

Kejadian yang membuat warga desa dicekam rasa takut itu, bermula ketika Heri Waruwu dan Kipli sama-sama minum tuak di salah satu warung tuak di desa itu.

Awalnya keduanya baik-baik saja. Tidak ada pertengkaran atau perdebatan di antara keduanya. Malah mereka terlihat akrab sambil meminum tuak. Tak lama kemudian, Kipli pergi ke belakang warung untuk buang air kecil.

“Sebelum kejadian, Kipli pergi ke belakang warung buang air kecil. Saat itu Heri mengikuti dari belakang. Di tempat gelap itu, Heri mengatakan kepada Kipli kalau tidak lama lagi ibu Kipli akan meninggal,” ucap sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

Rupanya ucapan Heri Waruwu itu membuat Kipli tersinggung. Pria ini pun pergi ke rumahnya mengambil sebilah pisau belati dan kembali lagi ke warung tuak. Kipli pun menantang Heri Waruwu untuk duel.

Melihat situasi yang memanas ditambah lagi sudah terpengaruh minuman keras jenis tuak, warga lainnya pun mencoba melerai keduanya. Pisau belati di tangan Kipli berhasil diamankan warga. Keduanya pun tak jadi berduel. Warga menyuruh keduanya untuk pulang ke rumah masing-masing.

Namun, kejadian itu terus menjadi pikiran Kipli. Ucapan Heri Waruwu terus menggema di telinganya. Kipli tidak bisa menerima begitu saja. Apalagi yang dihina adalah ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya.

Baca Juga  Bandar Sabu Torgamba dan Polisi Duel..!! Sempat Diancam Bacok..!!

Dibalut emosi yang memuncak, Kipli pu mengambil sebilah parang lalu mendatangi rumah Heri Waruwu. Begitu sampai Kipli memanggil Heri Waruwu dan menantangnya duel.

Melihat Kipli sudah berdiri di pintu depan rumahnya sambil membawa parang, Heri Waruwu tak mau kalah. Dia mengambil sebilah parang lalu mendatangi Kipli.

Saat itulah keduanya terlibat duel. Adu parang. Crekk…Bacokan Kipli tepat mengenai pundak Heri Waruwu. Dalam kondisi terluka dan berdarah-darah, Heri Waruwu berlari mencoba menyelamatkan diri.

Kipli yang sudah seperti kerasukan terus membacoki kepala bagian belakang Heri Waruwu hingga terkapar bersimbah darah di jalan depan rumahnya.

“Kami enggak berani lagi melerai karena keduanya sudah membawa pisau. Kami takut jadi sasaran. Soalnya keduanya sudah mabuk bang,” kata warga di lokasi kejadian.

Melihat Heri Waruwu sudah tidak berdaya, Kipli kemudian pergi mendatangi rumah Aiptu Suria Sembiring personil Polsek Sibiru-biru yang berdomisili di Desa Penen.

“Aku menyerahkan diri kata pelaku sambil berjalan menenteng pisau di tangannya,” sebut warga yang namanya enggan disebutkan.

Mengetahui ada korban pembunuhan, personil Polsek Sibiru-biru langsung mendatangi lokasi. Usai melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sibiru-biru guna keperluan penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sibiru-biru, AKP Cahyadi, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Motifnya pelaku sakit hati karena orang tuanya dihina oleh korban. Pelaku berikut barang bukti sebilah parang bergagang kayu dan sebilah parang tanpa gagang sudah kita amankan,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, setelah dilakukan visum luar oleh piket dokter Puskesmas Sibiru-biru, korban mengalami luka di bagian kepala belakang 3 bagian dan luka di bahu kiri. (STP)

 

IMBAUAN REDAKSI: Ayoo…Kita lawan virus Corona (Covid-19)..!! Patuhi protokol kesehatan (Prokes)..!! Jaga jarak dua meter, pakai masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bukan hebat kali Corona itu kalau kita bersatu..!!Β πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ‘πŸ‘πŸ™πŸ™

Tinggalkan Komentar

close
Banner iklan disini