Singapura: Tonton Ceramah UAS, Anak 17 Tahun Percaya ISIS dan Yakin Bom Bunuh Diri Masuk Surga..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Mei 23, 2022
Singapura: Tonton Ceramah UAS, Anak 17 Tahun Percaya ISIS dan Yakin Bom Bunuh Diri Masuk Surga..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

Jakarta, Bersamanewstv

Menteri Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, mengklaim pihaknya sudah memantau gerak-gerik penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) yang memengaruhi dan meradikalisasi warga di negaranya, Senin (23/05/2022).

Shanmugam berkata, beberapa orang yang diselidiki berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri Singapura (ISA). Salah satu dari warga yang terpapar yakni anak berusia 17 tahun. Anak itu meyakini bom bunuh diri sebagai tindakan kemartiran.

Remaja itu telah menonton ceramah UAS di YouTube. Ia percaya perjuangan kelompok ISIS dan mati sebagai pelaku bom bunuh diri akan mendapat surga sebagai ganjarannya.

“Jadi Anda bisa lihat ceramah Somad [UAS] telah berdampak di dunia nyata,” ujar Shanmugam seperti dilansir cnnindonesia mengutip Straits Times.

Selain itu, K Shanmugam, mengatakan pendukung penceramah kondang Ustaz Sbdul Somad (UAS) mengancam dengan menyinggung tragedi serangan 11 September (11/9).

Tragedi 9/11 adalah aksi bunuh diri teroris membajak dan menabrakkan pesawat ke gedung World Trade Center (WTC) yang menewaskan 2.996 orang pada 11 September 2001.

Komentar itu muncul usai media sosial Kedutaan dan Perdana Menteri Singapura banjir kecaman dari warganet yang mendukung UAS. Shanmugam menilai ancaman tersebut tak boleh diabaikan.

“Paralel dengan [serangan] 9/11, paralel dengan [pemikiran] Singapura yang dipimpin orang non-Islam dan bahwa Singapura harus diserang, kepentingan Singapura harus diserang,” kata dia menirukan pernyataan pendukung UAS, seperti dikutip cnnindonesia dari Channel News Asia.

Ia kemudian melanjutkan, “Jadi, saya tak akan meremehkan komentar itu.” Unggahan di media sosial itu kemudian dihapus dan menonaktifkan akun.

Menyoal UAS, Shanmugham punya pandangan sendiri. Ia menilai penceramah itu menggunakan media sosial secara maksimal.

“Dia memanfaatkan publisitas secara maksimal dan dia sekarang, menurut pandangan saya, terlibat dalam aksi publisitas lebih banyak,” kata dia.

Para pendukung UAS, kata dia, membanjiri halaman media sosial lembaga pemerintah Singapura, termasuk pejabat politik dan dirinya dengan ancaman.

“Pendukungnya telah menyerukan serangan siber situs pemerintah, media sosial, boikot Singapura, dan agar orang Indonesia berhenti mengunjungi Singapura,” kata dia.

Ia kemudian melanjutkan, “Semua karena kami menggunakan hak kami menolak seseorang masuk ke Singapura.”

Selain memenuhi media sosial, pendukung UAS, Front Persaudaraan Islam (FPI) juga menggeruduk kedutaan Singapura dan menuntut agar mereka meminta usai menyebut UAS ekstremis dan pemecah belah.

Sebelumnya, UAS menjadi perhatian publik usai mengklaim dirinya dideportasi Singapura. Pernyataan ini, ia sampaikan melalui media sosial Instagram pada Selasa (17/05/2022).

“UAS di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” tulisnya di Instagram.

Ia mengaku pergi ke Singapura untuk berlibur bersama keluarga dan sahabatnya. Setiba di negara itu keluarga dan sahabatnya diperkenankan masuk.

Namun, seorang petugas menarik UAS. Padahal, kata dia, mereka sudah melengkapi seluruh dokumen.

Menanggapi insiden yang menimpa UAS, KBRI Singapura mengatakan penceramah itu bukan dideportasi melainkan ditolak masuk atau not to land.

Mereka kemudian mengirim nota diplomatik ke Kementerian Luar Negeri Singapura untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

Tak lama setelahnya, Kementerian Dalam Negeri Singapura buka suara dengan menyebut UAS ekstremis dan menyebarkan segregasi. Sikap yang demikian tak bisa diterima di wilayah yang multiras dan multi agama. (***)

IMBAUAN REDAKSI: Ayoo…Kita lawan virus Corona (Covid-19)..!! Patuhi protokol kesehatan (Prokes)..!! Jaga jarak dua meter, pakai masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bukan hebat kali Corona itu kalau kita bersatu..!!💪💪👍👍🙏🙏

Tinggalkan Komentar

close
Banner iklan disini