DPRDSU: Polres Karo Harus Transparan Usut Bentrok di Siosar Karo..!!

Mencerdaskan & Memuliakan - Mei 24, 2022
DPRDSU: Polres Karo Harus Transparan Usut Bentrok di Siosar Karo..!!
 - (Mencerdaskan & Memuliakan)
Editor

Medan, Bersamanewstv

Ketua Fraksi Nusantara (FN) DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, meminta Polres Karo transparan mengusut kasus bentrok antara masyarakat Desa Sukamaju dengan karyawan PT BUK di Puncak 2000 Siosar, Kec. Tiga Panah, Kab. Karo, agar diketahui masyarakat luas.

“Seperti kita ketahui, Kapolres Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, SH, SIK, dalam paparannya terkait penanganan konflik PT BUK dengan masyarakat Desa Sukamaju, Karo, di Aula Tribrata Polda Sumut, Senin (23/5), sudah menetapkan 17 orang tersangka,” tandas Zeira Salim Ritonga kepada wartawan di Medan, Selasa (24/05/2022).

Tapi sangat disayangkan, Kapolres Karo hanya menyebutkan sudah menetapkan 17 tersangka dari kedua belah pihak yang bertikai, yakni 16 tersangka dari PT BUK dan 1 tersangka dari masyarakat, tanpa menyebut nama atau inisial para tersangka.

Melihat fakta tersebut, tandas Zeira, kuasa hukum masyarakat Desa Sukamaju Immanuel Elihu Tarigan, SH, langsung menghubunginya dan berharap lembaga legislatif mempertanyakan mengapa tidak disebut nama tersangka atau inisialnya, lazimnya dalam paparan kasus kriminal lainnya.

Sementara itu, kuasa hukum masyarakat Desa Sukamaju, Immanuel Ellihu Tarigan, SH, dalam suratnya yang ditembuskan ke DPRD Sumut mengungkapkan kekecewaannya karena polisi tidak menyebut inisial para tersangka serta perannya dalam bentrokan di Puncak 2000 Siosar.

“Kita menginginkan pengungkapan kasus ini dilakukan secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi. Sebab, setiap warga negara sama kedudukannya di mata hukum,” tandas Immanuel sembari meminta Polres Karo mengungkap aktor intelektual peristiwa berdarah di Puncak 2000 Siosar tersebut.

Ditambahkan Immanuel, dari kronologis kejadian yang dipaparkan Polres Karo, sudah jelas PT BUK melakukan kesalahan dan tindakan penyerangan secara bar-bar, sehingga 3 warga Desa Sukamaju luka-luka terkena senjata tajam.

Berkaitan dengan itu, pengacara vokal ini berjanji akan melayangkan surat kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, agar pengusutan kasus konflik di Puncak 2000 Siosar ditangani secara arif, bijaksana dan seadil-adilnya. (ALS)

 

IMBAUAN REDAKSI: Ayoo…Kita lawan virus Corona (Covid-19)..!! Patuhi protokol kesehatan (Prokes)..!! Jaga jarak dua meter, pakai masker, hindari kerumunan dan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Bukan hebat kali Corona itu kalau kita bersatu..!!πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ‘πŸ‘πŸ™πŸ™

Tinggalkan Komentar

close
Banner iklan disini